setahun yang lalu, orang indonesia kelimpungan, kebakaran jenggot, kok budaya kita diambil sana diambil sini sih? tahu dipaten jepang, mega mendung diaku malaysia, tari pendet dimasukan ke dalam iklan wisata malaysia, beberapa motif batik lain diakui perancis. trus indonesia, tempat kelahiran si artefak budaya itu, kebagian apa?
kenapa..
kenapa semua negara berbondong-bondong mengakui budaya Indonesia? kenapa Indonesia diincar. tapi, budaya Indonesia itu yang mana sih? jangan-jangan Indonesia aja yang GR, mengaku semua budaya Indonesia. hayooo... yang mana budaya Indonesia?
selama puluhan tahun, yang diperkenalkan sebagai baju adat nasional, ya cuma kebaya, kain jarik, dan baju tersanggul. trus yang pakai koteka, diberangus. kata mereka sih dibuat jadi beradab. dibuat jadi punya etika. etika yang mana ni? nilai yang mana? apa di papua memang ada nilai bahwa yang pakai kaus oblong itu jauh lebih beradab dari yang pakai koteka? beradab itu apa sih?
lalu, setelah penyeragaman yang dulu itu, muncul lagi yang baru. sekarang, yang (dianggap) seksi juga dikebiri. jaipong tak lagi berseri. tak pantas. tak bermoral. mengumbar hawa nafsu. weh... siapa yang nafsu? siapa yang nyuruh situ nafsu? situ yang nafsu kok jaipong yang disalahin? salahnya ga bisa menahan hawa nafsu.
dulu, siapa yang peduli untuk melestarikan tari pendet dalam skala yang besar-besaran? siapa yang peduli sama tari pendet sebelum diklaim bangsa lain? Ibu (sok) modern mana sih yang mendaftarkan anaknya untuk les karawitan? jangan-jangan Indonesia memang agak kurang ramah dengan budaya yang lahir dan berkembang di tubuhnya.
ada yang bilang, "pemerintah sih ngga peduli, ngga dipaten budayanya". sungguh saya bingung dengan statement itu. pertama, budaya Indonesia itu ada jutaan. kalau mau dipaten semua, jangan-jangan hutang pemerintah akan bertambah tiga kali lipat dari sekarang sekadar untuk bayar paten. kedua, dari buku yang saya baca, bahwa negara yang berdekatan tak hanya bertukar artefak tapi juga bertukar budaya. saling mempengaruhi satu sama lain. jadi, gimana kalau mereka juga bisa membuktikan bahwa budaya tersebut sudah turun menurun berada di wilayahnya. ketiga, emang budaya kayak buku ya? bisa dipaten.
maksudnya gini, kalau buku kan jelas ya. saya nulis buku, ya saya pegang hak paten. atau sekelompok orang bikin model pesawat terbang, ya hak patennya juga jelas dipegang para pemilik ide itu. tapi kalau budaya? siapa yang punya? suku bangsa tertentu? tapi, suku bangsa kan tidak terbatas teritori.
misalnya Indonesia mematenkan tari pendet. jadi hak nya tari pendet ada di negara Indonesia. tapi, kalau ada orang Bali, yang turun temurun tinggal di Afghanistan trus mereka mau art performance tari pendet dengan bayaran super mahal, apa mereka ga berhak? mereka bukan warga Indonesia lagi. tapi kan mereka adalah orang Bali dengan tradisi Bali. masa ga boleh menarikan tradisi nenek moyangnya.
misalnya lagi, di iklan pariwisata Malaysia itu juga ada ditampilkan budaya India. apa India lalu marah-marah dan membakar bendera Malaysia? jangan-jangan malah orang-orang India di Malaysia justru senang. mereka sudah diakui negara sebagai bagian dari Malaysia, sebagai warga negara yang setara dengan etnis melayu dan cina di sana.
meski malaysia sudah menyebalkan.
tapi apa iya Indonesia juga sudah menjadikan budaya yang ada menjadi tuan rumah di tanahnya?
apa iya, budaya itu terbatas pada batas teritori? batas otoritas? batas negara tertentu?
Senin, 23 Agustus 2010
Senin, 02 Agustus 2010
hidup adalah sebuah pilihan
Hidup ini.. adalah sebuah pilihan
kanan atau kiri..
pilih hitam atau putih..
disakiti atau menyakiti..
lo pilih ngelangkah maju, atau malah mundur
pilih tau atau nggak tau
pilih diam atau bicara
pilih berbuat atau tidak berbuat
melihat masa depan, atau stuck dengan yang dibelakang
keluar atau diam di rumah
pilih makan ice cream coklat atau strawberry
air putih atau coke
pilih berteman atau musuhan
pilih menciptakan masa lalu buruk atau baik
mengejar atau dikejar
bertahan atau nyerah...
tapi yang jelas.. buat kita yang ngejalanin hidup.. semua itu ada konsekuensinya
dan berusaha sebaik mungkin untuk ngambil keputusan yang paling baik buat kita..
walau kadang harus buat orang lain juga..
dan berusaha untuk nggak menciptakan penyesalan..
kanan atau kiri..
pilih hitam atau putih..
disakiti atau menyakiti..
lo pilih ngelangkah maju, atau malah mundur
pilih tau atau nggak tau
pilih diam atau bicara
pilih berbuat atau tidak berbuat
melihat masa depan, atau stuck dengan yang dibelakang
keluar atau diam di rumah
pilih makan ice cream coklat atau strawberry
air putih atau coke
pilih berteman atau musuhan
pilih menciptakan masa lalu buruk atau baik
mengejar atau dikejar
bertahan atau nyerah...
tapi yang jelas.. buat kita yang ngejalanin hidup.. semua itu ada konsekuensinya
dan berusaha sebaik mungkin untuk ngambil keputusan yang paling baik buat kita..
walau kadang harus buat orang lain juga..
dan berusaha untuk nggak menciptakan penyesalan..
live
Mengobrol emang ngga ada habisnya. beberapa minggu terakhir ini hidup saya penuh dengan mengobrol. Dari yang ga penting, yang curhat, sampe yang serius banget. yang rahasia juga banyak. hahaha..
Emang semuanya nggak bisa di duga, si ini begini, si itu begono.. what a life!
Yah... sebagus apapun yang lo denger, atau seburuk apapun yang lo denger, nggak penting juga sih buat ditanggapi berlebihan.. ya kan? karna semua itu relatif, ngga ada bener ngga ada salah.. nggga ada bagus ngga ada jelek..
yang penting adalah tau apa yang diri lo sendiri lakuin, dan tau konsekuensinya buat ke depan, growing up ah...
hahaha..
Emang semuanya nggak bisa di duga, si ini begini, si itu begono.. what a life!
Yah... sebagus apapun yang lo denger, atau seburuk apapun yang lo denger, nggak penting juga sih buat ditanggapi berlebihan.. ya kan? karna semua itu relatif, ngga ada bener ngga ada salah.. nggga ada bagus ngga ada jelek..
yang penting adalah tau apa yang diri lo sendiri lakuin, dan tau konsekuensinya buat ke depan, growing up ah...
hahaha..
thanks :)
Well... setelah berkali-kali sharing, ngobrol, curhat, ternyata enak banget rasanya..
clearly i'm not alone at this time. thank you friends! :)
clearly i'm not alone at this time. thank you friends! :)
Kamis, 22 Juli 2010
foto-foto *jepret*
hari ini saya tidak ada kerjaan..
bingung mau ngapain..
hmm ngapain yaaaaa...
AHA! akhirnya saya ada ide..
untuk menulis di blog..dan hasil idenya ada di bawah ini ...
ini foto saya dan adik saya,,,
cantikan mana ? pasti saya donk hahaaa
ini foto saya bersama 2 keponakan saya, mereka lucu2 ya..sama kaya tantennya lucu hahaa
ini pertama kalinya saya mempunya poni ke depan, seperti abg heheee...
poninya saya sudah mulai panjang dan berkacamata miring hahaa
lagi nyoba-nyoba make up dan langsung jepret hasilnya di bawah ini
lagi di rumah sendirian, dan menggila sendiri ;) :)
menunggu makanan, sebelum makan foto-foto dulu ah hihiiii
mencoba memakai jilbab, dan insyaallah setelah menikah berjilbab, amin...
rambut saya sudah mulai panjang, terlihat cantik ya hahaa
tersenyum dengan gigi berbehel :D
kalau saya lihat dengan teliti wajah saya berubah2..
ada yang telihat jelek dan ada juga yang terlihat cantik..
tapi saya harus tetap bersyukur sama tuhan...
karena tuhan sudah menciptakan saya dengan begitu sangat sempurna..
terimaksih ya tuhan atas anugerah yang engkau berikan kepada saya :) :)
Selasa, 20 Juli 2010
kelinci anggora inggris
pada hari minggu saya dan pacar jalan2 ke pameran..
" pameran flora dan fauna di menteng "
di situ banyak bgd jenis bunga dan hewan2..
sebenarnya saya iseng2 z datang ke sana..
tapi ternyata ngelihat pameran itu sangat mennyenangkan juga..
apalagi kalo di temeni sang pacar :)
di sana saya tertarik dengan " kelinci " lucu bgd
katanya kelinci itu berasal dari inggris..
klo ngga salah nama kelinci itu
" kelinci anggora inggris "
lucu bgd kan...
imut2 gtu kaya saya hahaa
dalam batin saya bergumam " saya ingin sekali memegang kelinci ini tapi takut "
secara saya mempunyai rasa geli sama hewan2 yang berbulu dan sedkit tauma..
" duh tapi penasaran pengen pegang "
akhirnya dengan memberanikan diri saya pegang sang kelinci..
meskipun agak sedikit takut..
tapi setelah itu rasanya senang..
terimakasih ya buat pacar saya..
sudah nemenin saya jalan2..
" pameran flora dan fauna di menteng "
di situ banyak bgd jenis bunga dan hewan2..
sebenarnya saya iseng2 z datang ke sana..
tapi ternyata ngelihat pameran itu sangat mennyenangkan juga..
apalagi kalo di temeni sang pacar :)
di sana saya tertarik dengan " kelinci " lucu bgd
katanya kelinci itu berasal dari inggris..
klo ngga salah nama kelinci itu
" kelinci anggora inggris "
lucu bgd kan...
imut2 gtu kaya saya hahaa
dalam batin saya bergumam " saya ingin sekali memegang kelinci ini tapi takut "
secara saya mempunyai rasa geli sama hewan2 yang berbulu dan sedkit tauma..
" duh tapi penasaran pengen pegang "
akhirnya dengan memberanikan diri saya pegang sang kelinci..
meskipun agak sedikit takut..
tapi setelah itu rasanya senang..
terimakasih ya buat pacar saya..
sudah nemenin saya jalan2..
lapisan waktu
jadi saya pernah yman dengan temen saya, cowok, sebut aja si A.
orangnya sangar dan rese.. haha..
eh taunya ngobrolin mantan pacar...
trus sampe pada inti pembicaraan, apa kita akan ngerasa sedih kalo berpisah..
terus, A ini bilang dia ga pernah sedih..
soalnya dia inget kata-kata dosennya.. namanya pak primadi
(kata si A : Pak Primadi, seorang dosen yang udah senior banget di kampus, beken dengan teorinya tentang Ruang Waktu Datar..bisa dilihat di sini:)
Sistem NPM dan RWD
Dalam penelitian ini ditemukan apa yang penulis sebut sistem menggambar RWD (ruang waktu datar) yang berbeda dengan sistem barat yang sangat berpengaruh dalam seni rupa, yaitu sistem NPM (naturalis perspektip momenopname). Seni rupa tradisi Indonesia sebenarnya tak pernah dekat dengan sistem NPM. Sistem NPM adalah sistem menggambar yang menghasilkan gambar deskriptip yang mencandera apa yang digambar seperti apa adanya.
Sistem NPM menggambarkan dari satu tempat / arah / waktu (”ceklik” seperti membuat foto). Apa yang digambar di”abadi”kan jadi sebuah adegan yang berupa gambar mati (still picture), dimana gambar di”penjara”kan dalam sebuah bingkai (frame).
Seni rupa tradisi kita lebih dekat dengan sistem RWD yang mencandera dengan stilasi apa yang digambar, dan mampu bercerita tentangnya, seperti yang dilakukan bahasa-kata, tari, drama yang bermatra waktu. Sistam RWD menggambar dari aneka tempat / arah / waktu. Gambar yang dihasilkan berupa sekuen (bukan still picture) yang bisa terdiri dari beberapa adegan, dan gambar tidak di”penjara” dalam frame, tapi “bergerak” dalam ruang dan waktu.
Oleh sebab itu tidak mengherankan bila bahasa rupa tradisi yang RWD itu “filmis” sifatnya karena bermatra waktu, berbeda dengan NPM yang “statis” karena tidak bermatra waktu.
tapi ya saya ga akan ngobrolin ttg RWD ato NPM ato materi kuliah si A, tetapi saya akui apa yang di bicarakan si A menurut saya sangat menarik..
menurut temen saya itu, waktu itu cuma lapisan.
lapisan???
jadi ya, bayangkan misalnya kamu dan pacar kamu sering ke taman berdua
lalu putus.
ketika kamu ke taman itu lagi, yeah kamu mungkin terlihat sendirian.
tapi....
sebenernya nggak!!
karena,
si mantan pacar kamu itu ada disitu.
di lapisan waktu yang lain.
(temen saya itu kalo inget dengan mantan pacarnya suka duduk sendirian di tempat yang dulu suka didatengin berdua, kebetulan kata dia lapangan miring SR.)
begitu pun dengan orang orang yang lain..
bisa di pasar, di supermarket, kampus..
sebenernya banyak orang yang ada di sekitar kita, tapi cuma beda lapisan waktu aja..
hmmm, pas denger teori itu perasaan saya langsung jadi..hmmm sedih.
rasanya tertohok hehe..
terkadang saya sering ngeluh klo saya lagi sendirian..
kenapa saya ga punya ini ga punya itu bla bla..
taunya jawabannya sesimpel itu.
kita ga pernah sendirian..
cuma masalah lapisan waktunya aja..
we're never alone my dear.
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpg)





