Kamis, 06 Juli 2017

My Office Pers. Hanafiah Ponggawa & Partners

wah udah lama banget ngga pernah corat coret disini lagi selain memang sudah sangat sibuk sebagai ibu dari 2 anak perempuan yang cantik2 kaya ibunya (ciye :D) dan sebagai pekerja disalah satu lawfirm tebesar di indonesia jadi rasanya susah sekali meluangkan waktu di sini. Saat di kantor kerjaan sudah menumpuk di meja dan saat sampe di rumah sudah berurusan dengan anak2 dan ayahnya :D so boro2 mau menulis buat megang handphone saja rasanya susah( jadi curhat deh ).

oke disini saya ingin menceritakan tentang perusahaan saya bekerja, saya sekarang bekerja si salah satu perusahaan lawfirms yaitu Pers.Hanafiah Ponggawa & Partners.

perusahan saya bekerja bergerak dibidang Corporate & Commercial, Employment & Litigation, Financial Services, Intellectual Property, International Trade, Real Property, and Resources & Infrastructure. 

jadi apabila ada case yang berhubungan di atas jangan segan ya kawan untuk menghubungi saya ( promosi banget deh ini hihiii ). kalo ingin lebih jelas boleh lihat web dibawah ini : 


Senin, 02 Januari 2012

Welcome 2012

Happy New Year..Happy New Year..
Welcome 2012..
Banyak hal yang telah saya lewati di tahun 2011 baik suka maupun duka dan bagi saya tahun 2011 adalah tahun pembelajaran buat saya banyak hikmah yang saya ambil di tahun 2011..

Btw mungkin dari kalian semua sudah membuat resolusi di tahun 2012, memang kebiasaan ini bisa memotivasi orang untuk melangkah lebih jelas. Resolusi yang jelas dan tegas juga akan membantu menyatukan focus dan energy untuk mencapainya. Mungkin, beberapa dari kalian sudah memiliki resolusi untuk tahun 2012. Atau ada yang sekarang sedang mulai membuat resolusi? Atau ada yang memilih untuk tidak membuat resolusi sama sekali karena prinsip hidupnya adalah “biarkan segalanya mengalir seperti air sungai”. hmm ya memang tidak ada juga yang mengharuskan untuk membuat resolusi. Yang terpenting adalah berbuat baik. Berbuat baik untuk diri sendiri maupun orang lain..

Saya sendiri memilih untuk tidak membuat resolusi..Saya memilih untuk menetapkan target yang jelas di tahun 2012... Tapi Resolusi dan Target apa bedanya ya?..Saya lebih senang menyebutnya target..
Target tahun 2012 saya ingin melihat di jari manis kanan saya melingkar sebuah cincin yang di dalam lingkaran cincin tersebut tertulis nama saya dan dia,,adanya pengucapan komitmen antara saya dan dia untuk menjalani kehidupan bersama di saat suka maupun duka..Semoga target saya ini bisa terwujud..Amien..

Jumat, 09 September 2011

Tentang dia

Membuka dan membaca kembali blog yang sudah lama saya tinggalkan, ternyata banyak cerita kehidupan yang sudah saya tulis di blog ini tentang keluarga, pacar, sahabat, teman..semua kisah tergambar dengan jelas di saat derai tawa menggema ataupun air mata yang mengucur deras..huahh..

Dulu saya berpikir blog adalah sahabat terbaik saya karena di saat saya senang maupun sedih saya selalu menuliskan kisah di blog ini, karena saya tahu saya merasa tidak memiliki sandaran untuk berkeluh kesah selain dengan cara menumpahkan semua yang saya rasakan dalam tulisan ini...tapi itu dulu..

Sekarang saya sudah memiliki seseorang sahabat yang jauh lebih baik dari blog yang tidak hanya mendengarkan saja tapi dia bisa memberikan nasihat yang bisa membuat saya mengerti lebih dalam apa artinya kehidupan ini dan dia orang yang selalu menguatkan saya di saat saya rapuh dan terjatuh..

Bahkan yang lebih beruntungnya lag, dia bukan hanya sekedar sahabat tapi melebih sahabat yang di saat suka dan duka selalu ada, dia adalah sesorang yang sangat saya sayangi..dia adalah sesorang yang selalu membuat saya tersenyum di saat saya sedih..dia adalah seseorang kaka yang terkadang saya di marahinya di saat saya melakukan suatu kesalahan..dia adalah penyemangat hidup saya di saat saya jenuh..

Dia adalah Sandy Rivado..i love so much :)


Selasa, 02 Agustus 2011

Doaku

Ya Allah
Jangan jadikan aku orang yang kufur nikmat
Yang tak ingat engkau saat senang

Ya Allah
Jangan jadikan aku orang yang kufur nikmat
Yang mengeluh atas apa yang tidak didapat

Ya Allah
Jangan jadikan aku orang yang kufur nikmat
Yang hartanya diperuntukkan untuk duniawi

Ya Allah
Jangan jadikan aku orang yang kufur nikmat
Yang tubuhnya tak ingat janji api kekal

Ya Allah
Jangan jadikan aku orang yang kufur nikmat
Yang lupa tangis ketakutan saat Asma-Mu dilafal

Senin, 13 Juni 2011

Munafik

Terkadang orang harus menutupi kebusukannya hanya karena ingin terlihat "baik" di mata orang,,orang seperti ini lah yang saya sebut munafik..terlihat palsu,,kalau memang benar-benar mau menjadi orang baik ya harus baik jadi jangan sok baik dan jangan sok alim..dan ngga perlu di tutup-tutupi..
Terlalu banyak yang di takutin, takut beginilah takut begitulah, ribet banget sih hidupnnya...
lagi-lagi hanya karena takut terlihat tidak baik di mata orang..
Terlalu Munafik..


Kali ini postinganya bener-bener nyampah..

Selasa, 07 Juni 2011

Holiday

Hello long time no see, people..
Holiday ??
Liburan..liburan kemarin begitu sangat indah, ini mungkin liburan yang ngga akan pernah saya lupakan..
pemandangan di sana sangat cantik, apalagi ketika saya berjalan di tepi pantai sang ombak menyapa dan menari dengan indah di iringi dengan hembusan angin yang kencang hingga terasa ke kulit sampai ke tulang yang paling terdalam..di sana saya merasakan begitu tenang dan terasa damai apalagi ketika menggenggam tangan seseorang yang paling saya sayangi seketika itu pun saya berpikir saya tidak ingin kembali ke tempat asal saya dan saya ingin tinggal di sini..sekali lagi saya mau tinggal di sini..









Senin, 25 April 2011

Bad day..


last night was the most annoying day for me, when I'm tired there is an argument between me and him that the end result is not accompanied by a beautiful smile..

ok, I admit .. I was wrong, but when on the road to go home I try to be normal and this time the mood began to improve but all of a sudden the words he makes my mood back into bad ..
I do not get him to talk like that consciously or not, but the pain ..
We may need introfeksi ..

Apart from that, all friends my kostn too intrusive, at times like that makes me more angry and angry ..

Cry?
not this time, I did not shed tears, I thought it was in vain just tiring and not finish it all ..


Rabu, 06 April 2011

Merenung

Di salah satu perjalanan galau saya, seringkali saya mengisi waktu galau itu dengan berjalan-jalan sendirian sambil mendengarkan playlist kesukaan saya....

Beberapa minggu yang lalu, saya merenungkan tentang orang tua saya.
terkadang saya berpikir dibandingkan orang tua beberapa teman saya, mereka adalah orang tua yang cukup membebaskan anak-anaknya, walaupun terkadang bila dibandingkan dengan orang tua beberapa teman saya yang lain, orang tua saya adalah orang tua yang cukup keras.
saya dahulu ingat, betapa tegasnya orang tua saya ketika berkata "tidak" atau "jangan" untuk melarang saya.... dan entah kenapa, saya menurut dibalik ketakutan saya akan konsekuensi yang sekiranya akan saya dapatkan jika saya tidak menuruti larangan mereka.

Semakin dewasa, hasrat-hasrat ingin tahu saya semakin besar, semakin sering saya penasaran akan banyak hal. sepertinya hasrat ingin tahu yang super besar itu terdorong akibat terlalu banyak kata "tidak" atau "jangan" dalam masa kecil saya, mungkin sampai sekarang..
mungkin bedanya adalah cara pikir saya sekarang....
ya mau orang tua saya berkata "tidak" atau "jangan" juga sebenarnya saya tidak punya kewajiban untuk menuruti larangan mereka. pada dasarnya adalah diri saya sendiri yang kemudian melarang atau tidak. sejak kita kecil, orang tua sebenarnya hanya mengajarkan nilai yang baik, nilai yang mereka yakini.

Rabu, 02 Maret 2011

Muslim di indonesia

saya bosan dengan berita Ahmadiyah, FPI..
saya muak dengan sikap pihak-pihak yang merusak nama umat muslim secara general.
ngga punya otak ya?!

saya ngga akan membela ahmadiyah dan menyalahkan fpi..
saya juga ngga akan membela FPi dan menyalahkan ahmadiyah.
please... grow up guys!
ini semua ngga akan pernah beres karena kalian punya pola pandang yang beda.
NGGA AKAN PERNAH BISA SAMA!

umat islam indonesia (ah... umat islam indonesia itu yang mana? emangnya umat islam di indonesia yang jumlahnya jutaan orang ini bisa diwakilin sama segelintir orang FPI, NU, Muhammadiyah, atau ormas-ormas apalah...) merasa bahwa ahmadiyah itu sesat. melenceng dari ajaran islam.
TAPI
Ahmadiyah merasa bahwa mereka benar. mereka merasa bahwa mereka adalah islam sebenar-benarnya islam.
okei... maksud saya gini.
ini soal gelas yang setengah terisi dan setengah kosong.
ada banyak persepsi soal gelas itu.
dan ada banyak persepsi juga soal islam.
yang satu mempersepsikan islam begini, yang itu mempersepsikan islam begitu.
yang ini merasa itu salah, yang itu merasa ini salah.
apa saya harus membangkitkan dulu (nabi) Muhammad agar bisa menyelesaikan masalah ini?

kenapa sih FPI tidak bisa menahan diri?
okei, FPI atau laskar islam atau apalah mereka itu merasa ahmadiyah salah, tapi saya percaya bahwa kekerasan TIDAK AKAN PERNAH BISA DIBENARKAN DENGAN ALASAN APAPUN.

maaf kalo ada yang ngga sejalan sama pikiran saya dan merasa ngga suka sama tulisan saya.
tapi tindak kekerasan terhadap seseorang atau sekelompok orang atau siapapun untuk meninggalkan kepercayaannya sangat-sangat melanggar hak azazi manusia!
seperti di film V for Vendetta, kamu siksa seseorang segila apapun, itu cuma akan melukai fisiknya, tapi bukan ide nya. bukan kepercayaannya.
masjid ahmadiyah boleh disegel, kantor pengurus ahmadiyah bisa dirusak, tapi kepercayaan mereka akan tetap ada dan akan mereka bela (mungkin) sampai akhir hayat mereka. karena yang mereka butuhkan bukanlah gedung, ataupun papan nama. yang mereka butuhkan adalah ide, kepercayaan, ketentraman hati ketika mereka berdoa kepada tuhannya.
bukankah Isa Al-Masih dan Muhammad juga dianggap gila dan dilihat sebagai ancaman oleh para penguasa ketika menyebarkan agama mereka?

lagian kenapa ahmadiyah dianggap salah tapi kejawen ngga salah?
bukannya para islam kejawen dan santri abangan justru lebih parah tuh membelokan islam nya?
lagyan juga bukannya masih banyak varian islam lain yang juga punya kitab sendiri dan cara beribadah sendiri?
NU sama Muhammadiyah saja beda.
ah... saya ngga ngerti!!
mungkin indonesia memang belum siap berdemokrasi.

tolong kembalikan agama saya yang katanya cinta damai dan masuk ke indonesia tanpa kekerasan itu...
(meski saya sanksi apa iya Islam masuk dan berkembang di Indonesia tanpa kekerasan. karena sejarah islam memang lekat dengan berbagai kekerasan)
cukup eropa dan amerika saja yang islamphobia.
jangan sampai masyarakat kita jadi islamphobia juga karena segala macam kekerasan yang sangat dekat dengan Islam ini.


Bacalah

kalau semua orang maunya cuma menulis, lalu siapa yang membaca?
kalau semua maunya cuma bicara, siapa yang mendengar?
padahal mendengar dan membaca kan aktivitas penting.
mengumpulkan informasi.
karena manusia yang menyimpan banyak informasi penting yang tidak diketahui orang-orang lain lah yang akhirnya akan menguasai dunia.
mungkin itulah kenapa ayat pertama yang diturunkan adalah IQRA!
(BACALAH!), bukan tulislah.

Kamis, 24 Februari 2011

Tanpa aturan

Saya hampir saja lupa kalau bumi itu bulat bentuknya. Tidak memiliki sudut untuk tempat saya bersembunyi dari rutinitas yang diulang-ulang seiring dengan berputarnya bumi yang bulat ini.
Saya juga lupa kalau bumi punya sistem daya tarik yang sangat kuat bernama gravitasi, yang tidak pernah membiarkan saya walau hanya sebentar untuk terbang ke angkasa dan merasa bebas.

“Pesawat?”

Oh tidak, bukan itu maksud saya. Saya mau terbang sendirian. Tanpa pilot atau pramugari dan segala aturan yang harus saya turuti ketika penerbangan. Saya mau bebas. Ah, memang tidak ada yang bisa mengerti maksud saya. Ke-ce-wa!

Saya mau merasakan kebebasan. Tanpa aturan. Tanpa norma atau sopan santun. Tanpa kata-kata, “seharusnya begini.. Seharusnya begitu..”. Kata siapa seharusnya?

“Ke hutan saja!”
Baiklah saya akan ke hutan dan hidup bersama monyet-monyet yang mungkin lebih menghargai sesamanya. Daripada bersama manusia-manusia di sini yang sering memanggil sesamanya dengan “monyet”. Sarkas! Katanya tahu aturan. Katanya paham hukum. Katanya sopan santun harus dituruti. Tapi yang kalian lakukan hanya me-monyet-kan manusia yang memiliki perbedaan nilai dengan kalian.

Sudahlah, tidak perlu rapat berabad-abad untuk merumuskan nilai-nilai kehidupan, kalau tidak sanggup menghargai perbedaan yang ada. Hentikan saja sistem yang kalian bilang canggih itu. Pikirkan lagi bagaimana seharusnya manusia beradab itu hidup. Kalau nilai-nilai yang kalian anut habis dimakan zaman, kalian serang peradaban hanya untuk mengingatkan kalian masih ada.

Sudahlah, sudah basi! Tunggu saja waktumu sampai bumi tidak membiarkan kalian keluar tanah lagi.. Terkubur dalam-dalam dan membiarkan bumi mengambil alih sistem tubuhmu..

Tulisan kali ini bener-bener nyampah bgd...


Rabu, 23 Februari 2011

bla..bla..

suka banyak orang yang bilang sama saya seperti ini

"kalo suka sama orang ada alesannya berarti lo tuh ngga sayang bener2 sama tuh orang"

but hey setelah saya pikir2, masa iya sih kalo orang pacaran ngga ada alesannya? kalo ditanya ngapain lo pacaran? alesannya sama-sama suka kenapa lo suka sama dia? karena dia begini begitu. ngga salah ah menurut saya, karena saya yakin semua pasti ada alesannya lo suka sama orang dengan alesan dia "kaya", "dia enak banget diajak ngobrol"," becanda", "dia cantik", "dia ganteng" menurut saya itu alesan yang sama, dan sama hal nya kalo lo bilang "gak tau juga deh kenapa" karena dibalik ngga tau itu pasti ada alesan dan diantara ngga tau itu mungkin ada jawaban "yah gw nyaman aja deket dia" or maybe he or she has a good aura, so you couldn't take your eyes off looking for him or her

seperti perasaan yang sama, kalo lo benci seseorang, apakah ngga ada alesannya? walaupun lo benci sama orang cuma gara2 ikut2an sama yg lain, bukannya itu alesan?

so menurut saya, loving someone without reasons? it's all bullshit guys hahaha, karena setiap manusia punya kekurangan dan kelebihan, kalo kita suka seseorang gara2 tuh orang bisa ngelakuin sesuatu yang ngga bisa kita lakuin? bukannya itu yang kita pengenin? saling melengkapi? alesan setiap orang buat menjalin hubungan sampai nanti kita bakal terus sama2, terkadang kita cuman kehabisan kata2 atau ngga menyadari sesuatu yg kita sebut "alesan" itu makanya tekadang kita bilang "gak tau" :)

ps: semua ada jawaban dan alesan..

Selasa, 22 Februari 2011

Universitas mercu buana

Program Kelas Karyawan atau Program Kuliah Karyawan Universitas Mercu Buana bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang tidak mempunyai waktu luang mengikuti pendidikan hari hari kerja.

Program Kelas Karyawan Universitas Mercu Buana menyelenggarakan pendidikan untuk Jenjang Pendidikan Sarjana (S1), Pascasarjana (S2)dan Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk).

Program Kelas Karyawan Universitas Mercu Buana memberikan beberapa kelebihan kepada mahasiswa, yaitu:
- Waktu kuliah dapat dipilih Kelas Sore (Senin - Jumat) atau Kelas Sabtu Minggu.
- Biaya studi sangat terjangkau dan dapat diangsur sesuai kemampuan mahasiswa.
- Kampus dapat dipilih yaitu Kampus Meruya atau Kampus Menteng.
- Disediakan Bus Kampus antar jemput untuk daerah Bekasi, Depok dan Tangerang.
- Mahasiswa yang dari luar kota disediakan Penginapan (Mess)

Kualitas dan proses pendidikan pada Program Kelas Karyawan Universitas Mercu Buana sama dirancang sama dengan Kualitas dan proses pendidikan pada hari biasa. Setiap perkuliahaan diatur secara terstruktur dan terjadwal dengan pemilihan tenaga pengajar terbaik dan berpengalaman di bidangnya. Proses belajar didukung oleh fasilitas terbaik seperti Ruang Kuliah ber-AC, Laboratorium, Studio, Perpustakaan, Sarana Olahraga dan lain-lain.




Program Sarjana (S1) dan Program Pascasarjana (S2) yang diselenggarakan adalah:

Program Sarjana (S1):
Manajemen, Akuntansi, Psikologi, Public Relation, Marketing Communications, Visual Communication, Broadcasting, Design Graphis, Arsitektur, Design Interior, Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Informatika, Sistem Informasi

Program Pascasarjana (S2):
Magister Manajemen Keuangan, Magister Manajemen SDM, Magister Manajemen Pemasaran, Magister Manajemen Operasi/Produksi. Magister Manajemen Industri, Magister Manajemen Telekomunikasi, Magister Ilmu Komunikasi, Magister Akuntansi
 
Program Kelas Karyawan UMB mempunyai banyak keunggulan, antara lain :

  • Diselenggarakan oleh salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Jakarta
  • Biaya studi terjangkau dan dapat diangsur sesuai kemampuan
  • Mahasiswa dan Lulusan mempunyai hak dan kewajiban akademik serta kualitas yang sama dengan Program reguler
  • Kurikulum serta proses belajar-mengajarnya didesain sedemikian rupa sehingga dapat diselesaikan tepat waktu
  • Bagi mahasiswa yang sudah bekerja, jadwal kuliah tidak mengganggu jadwal kerja, serta diijinkannya tidak mengikuti kuliah untuk beberapa pertemuan bila mahasiswa terkait mendapat tugas kerja lembur atau keluar kota/negeri melalui mekanisme tertentu yang sesuai dengan peraturan
  • Diadakan Ujian Susulan untuk UTS dan UAS bagi mahasiswa yang berhalangan hadir pada saat Ujian
  • Diadakannya Semester Pendek, bagi mahasiswa yang ingin memperbaiki nilainya atau bagi yang tidak lulus suatu mata kuliah atau untuk memperbaiki Nilai Mata Kuliah pada jenjang Sebelumnya (khusus untuk Program D3 dan Program S1)
  • Seluruh mata kuliah dibentuk dalam paket semester dan dibuka setiap semester
  • Seluruh program studinya tidak ada ujian negara (sama dengan Perguruan Tinggi Negeri)
  • Fasilitas lengkap yang terdiri dari 26 Laboratorium, studio, rumah kaca, kebun percobaan, Warung Internet, Masjid, Sarana Olah Raga, kerjasama dengan perusahaan/lembaga
  • Fasilitas Internet gratis (WIFI) di lingkungan kampus
  • Lokasi kampus mudah dicapai dan disediakan Bus Kampus
  • Tenaga pengajar (dosen) profesional dibidangnya.

Untuk lebih jelasnya anda bisa klik di  http://kk.mercubuana.ac.id/index.php 

bagi anda yang berminta kuliah di mercu buana, bisa daftar ke saya biar nanti saya yang urusin pendaftarannya :)



Selasa, 25 Januari 2011

kata..kata..

"Kesalahan orang-orang pandai ialah menganggap yang lain bodoh, dan kesalahan orang-orang bodoh ialah menganggap orang lain pandai ." -Pramoedya Ananta Toer

Membaca kalimat diatas mengingatkan saya sejenak pada salah satu episode dalam acara Kick Andy. Sang narasumber yang hadir malam itu adalah 'bapak olimpiade fisika indonesia', Yohanes Surya.

Ada 2 kalimat yang ia katakan pada malam itu dan menempel di otak saya sampai sekarang:
"Di dunia ini tidak ada orang bodoh. Melainkan orang yang tidak dapat mendapatkan kesempatan belajar dengan guru yang berkualitas."
"Beasiswa itu bukan untuk orang pintar, tapi untuk orang yang kegigihannya diatas rata-rata."

Minggu, 09 Januari 2011

Sabar


Saya ngga tau mesti menggambarkan semuanya ini seperti apa..perasaan saya sekarang bercampur aduk..musibah yang terjadi pada saya membuat saya mengalami shock yang cukup hebat..semua barang yang saya punya hilang,,lenyap,,seperti di telan bumi begitu saja..
sedih.sedih banget.. ok saya berusaha untuk mengikhlaskan semuanya itu toh saya berpikir  lagi barang, uang bisa di cari lagi..siapa tau dengan kejadian ini kedepannya rezekinya saya lebih banyak dibandingkan dengan semua barang yang hilang..amin

tapi ada sesuatu hal  yang lebih menyedihkan di bandingkan saya mesti kehilangan barang2 yang saya punya ada sesuatu hal yang membuat saya merasa sedih yang cukup hebat..lagi-lagi saya ngga tau harus cerita dari mana dan mulai dari mana suatu kisah yang menggambarkan derasnya air mata yang sudah aku keluarkan begitu banyak..Ya Allah apa yang terjadi dengan hidup saya sekarang ini, apa ini ujian darimu Ya Allah?? kalo memang ini ujian darimu kuatkanlah hati saya..

" Sabar " mungkin kata-kata ini yang cocok buat saya untuk sekarang ini..

Saya juga mengucapkan terimakasih banyak buat pacar saya " Sandy Rivado " dia yang menguatkan hati saya  supaya saya lebih kuat dan lebih sabar menjalani hidup ini atas segala cobaan yang engkau berikan padaku,, terimakasih sayang kamu memang partner terbaik..ngga di saat senang saja kamu ada tapi di saat saya susah pun kamu ada di samping saya dan terimakasih ya Allah engaku juga udah mengirimkan sandy kepadaku dia begitu sangat berarti banget di dalam kehidupan saya dan terimakasih juga ya Allah engkau telah memberikan cobaan semuanya ini..saya yakin engkau seperti ini karena engkau sangat sayang sama saya..

Terimakasih...terimakasih ya Allah..


Kamis, 16 Desember 2010

penghapus

Saya baru sadar, kalau ada barang di tempat pensil kita yang paling sering hilang dan paling sering kamu beli lagi, pasti penghapus.

Kenapa penghapus? Karena kita sering melakukan kesalahan, dan menghapus adalah shortcut untuk memperbaikinya. Tapi sadar gak kita, setiap menghapus, pasti ada sesuatu yang terkikis dan berkurang. Misalnya kertas yang kamu hapus jadi semakin tipis, atau pengapus kamu juga semakin kecil. Tidak ada yang tidak berkurang, tidak ada yang sama seperti sebelum kesalahan itu terjadi. Sama saja seperti ketika kamu menggali lubang, setiap menggali lubang, pasti ada tanah yang keluar dan harus di tempatkan di tempat lain. Jadi inti nya: Ada yang hilang dan ada yang timbul. Sama seperti negatif dan positif.

Mengapa kita sering menghapus? Karena kita suka kurang pertimbangan..? Mungkin.. Bisa juga karena kita tidak suka menanggulangi yang ada, contohnya: Kita lebih suka mentip-ex dari pada mencoretnya. Tapi apakah tulisan yang salah itu benar-benar hilang? Tidak, yang ada hanyalah warna putih palsu yang berbeda dengan warna kertas. Tapi kita lebih suka berpura-pura menganggap kalau tidak pernah ada tulisan disana dan menimpa putih yang baru tersebut.

Hidup itu tidak sama seperti tindakan-tindakan yang kita lakukan di komputer. Undo. Delete. Tidak seperti itu, lebih seperti. Face it kalau kita melakukan kesalahan, dan emang gak ada yang bisa kembali sediakala tanpa cacat. Menghilangkan memori buruk. Membuang pikiran buruk tentang sikap atau kejadian. Bukannya tidak butuh penghapus, tapi sebersih apakah penghapus itu berfungsi? Pasti tidak akan seputih kertas itu dulu, pasti ada yang terkikis, sakit. Kita manusia seperti kertas, merasakan setiap tinta atau grafit yang pernah di toreh. Dan untuk menghapusnya, tidak semudah Undo.


Benang kusut

Gulungan benang kusut ini harus segera diluruskan. Besok pagi urusan benang ini harus beres atau masalah-masalah baru akan menyusul. Tapi tidak mungkin selesai dalam satu malam. Saya lelah dan mulai putus asa. Gunting! Ya, saya butuh gunting. Lebih baik saya gunting saja benang kusut ini. Saya cari-cari berkeliling kamar. Saya bongkar lemari, kotak tempat jepit rambut, dan seluruh isi tas. Tidak ada! Gunting saya hilang! Saya lelah sekali, tapi benang kusut ini harus segera diluruskan.

Saya membaringkan diri di atas ranjang. Menutup mata dan mengatur pernafasan. Membiarkan angin perlahan-lahan mengendalikan ritme detak jantung saya yang tak karuan ini. Saya membayangkan diri saya berbaring di dalam sebuah kapal besar. Kapal ini sedang melaju ke suatu pulau terpencil. Saya membayangkan saya berbaring dengan digoyang oleh ombak lautan. Saya harap ketika membuka mata, kapal sudah berlabuh entah di pulau mana yang jauh dari keramaian kota. Suatu pulau baru. Dengan kehidupan baru. Dimana benang kusut tidak akan jadi masalah lagi. Saya akan duduk di pinggir pantai sambil menikmati alam dengan tenang dan menghirup udara segar. Melamunkan memori-memori indah dan perlahan merelakannya untuk hanya menjadi suatu kenangan belaka, tidak untuk diulang.

Saya semakin jatuh ke dalam khayalan. Semakin dalam bermimpi.
Hari sudah pagi. Sungguh tidak terasa. Saya membuka mata dan menarik nafas panjang. Saya temukan lagi, si benang kusut. Masih tetap dengan bentuknya yang tak teratur. 

Selamat pagi semua! Ini hari baru! Kenyataan menyambutmu. Untuk dihadapi. Bukan untuk dielakan. Selamat beraktivitas! Hadapi tanggung jawabmu yang tidak seberapa dibanding dengan kekuatan yang sudah diberikan oleh Tuhan.

Rabu, 01 Desember 2010

Pikiran buntu

Rutinitas membuat pikiran saya buntu. Saya kesulitan mencari inspirasi bahkan ketika pensil sudah di tangan. ketika tangan saya sudah siap menari-nari di atas keyboard.
Berkali-kali tangan saya hanya diam. Kaku. Berkeringat.

Saya rindu pikiran liar saya. Saya rindu dinamisasi. Saya rindu emosi saya yang fluktuatif. Air mata yang mengucur deras ataupun derai tawa menggema.
Saya perlu berkontemplasi.

There’s something wrong with me. Around me.

Terimakasih ya ALLAH

Seandainya mata saya tidak berfungsi maka saya akan belajar melihat dengan hati saya. Saya tidak akan dengan mudahnya menghakimi karena apa yang mata saya saksikan. Saya akan lebih memahami keindahan yang sejati bukan berdasarkan selera mata saya yang subjektif ini.

Seandainya telinga saya tidak berfungsi maka saya akan belajar hidup dalam kesunyian. Karena yang ada hanya percakapan antara saya dan Sang Pencipta. Tanpa pernah mengenal perbedaan bahasa, aksen, bahkan mungkin kata-kata. Karena saya akan menyampaikan maksud-maksud hati saya dengan bahasa yang tidak dimengerti oleh manusia mana pun, dengan prosa yang tidak pernah diciptakan oleh pujangga mana pun.

Seandainya mulut saya tidak berfungsi maka saya akan menjadi pribadi yang mampu menahan diri dari pembelaan-pembelaan dan sanggahan-sanggahan untuk mau menang sendiri. Saya tidak akan mengeluarkan kata-kata pedas yang nantinya mampu menyakiti orang-orang yang saya sayangi. Saya tidak akan beropini yang ujung-ujungnya hanya memancing pertengkaran.

Seandainya kaki dan tangan saya tidak berfungsi maka saya tidak akan tergesa-gesa dalam bertindak. Saya akan memilih untuk berdiam dan menenangkan hati untuk dengan sabar menanti ALLAH yang bertindak.

Tapi ALLAH berkehendak berbeda. Dia memberi saya semuanya. Memberi saya semua hal yang justru bisa membuat saya terus melenceng dan menjauh dari hatiNya. Dia memberi saya kesempurnaan indera yang membuat saya sensitif sekali dengan godaan dunia.

Kabar baiknya, ALLAH pun memperlengkapi saya dengan akal sehat dan hati nurani. Sehingga saya terus belajar menjadi bijaksana dengan setiap kesempurnaan ini. Dan saya belajar untuk menjadi peka dengan apa yang sesungguhnya ALLAH inginkan.

Di atas segalanya, ALLAH terus mengaruniakan kasih karunia sehingga ketika saya jatuh di dalam kesempurnaan ini, Dia memampukan saya untuk bangkit dan kembali kepada kebenaran.

Terimakasih Ya ALLAH atas semuanya ini :)


Minggu, 28 November 2010

mungkin saya tidak dewasa

semua sedang terdengar, terlihat, dan terbaca salah oleh semua indera saya. pertanyaan yang sedang mengganggu saya adalah apakah indera saya mengartikan semua salah dan semua hanya asumsi belaka saya yang akan dan selalu tidak tepat atau memang semua sudah kenyataan adanya dan sebenar-benarnya dan saya menolak untuk mendengarnya?

saya sudah berusaha sekuat saya. tetapi tetap saja, ternyata saya butuh ruang yang lebih besar dan waktu yang sungguh lamanya untuk bisa melihat segala sesuatunya.

saya mungkin tidak dewasa karena saya memilih untuk menghapusnya, yang saya tahu hanya amnesia yang bisa melakukannya - itu aja bisa dateng lagi ingetannya. bohong kalau saya bilang saya akan lupa semuanya. ibarat seperti tato, semuanya sudah tertulis dikepala dan hati saya tanpa terkecuali dan semuanya akan berhamburan keluar untuk diminta diingat kembali ketika sesuatu hal memancingnya. jadi, untuk saat ini, saya mencoba mengeliminasi apapun yang bisa memancing semua itu keluar dari diri saya.